Melalui jaringan rumah sakit, pondok pesantren, dan sekolah yang tersebar di seluruh Indonesia, Al Irsyad membuktikan bahwa organisasi Islam dapat hadir sebagai solusi nyata bagi kebutuhan umat.
Pelayanan kesehatan adalah manifestasi nyata dari nilai Islam yang rahmatan lil 'alamin. Berangkat dari keyakinan tersebut, Al Irsyad membangun jaringan fasilitas kesehatan yang tersebar dari Sabang hingga Merauke, dengan misi memberikan layanan medis berkualitas yang terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.
Rumah Sakit Al Irsyad pertama berdiri di Surabaya pada tahun 1923, menjadi salah satu rumah sakit Islam tertua di Indonesia. Kini jaringan tersebut telah berkembang menjadi 42 unit yang terdiri dari rumah sakit umum, rumah sakit khusus ibu dan anak, serta klinik pratama yang menjangkau daerah-daerah terpencil.
Setiap fasilitas kesehatan Al Irsyad beroperasi dengan prinsip amanah medis — mengutamakan kepentingan pasien di atas segalanya, dengan pelayanan yang Islami, hangat, dan profesional.
"Mendirikan rumah sakit adalah ibadah. Setiap pasien yang kami sembuhkan adalah amanah dari Allah yang harus kami tunaikan dengan sepenuh hati dan keilmuan terbaik."
dr. Hasan Barakbah — Direktur RS Al Irsyad Surabaya
Al Irsyad menjalankan 30 klinik gratis di daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) yang melayani pemeriksaan umum, pengobatan dasar, dan konsultasi gizi tanpa dipungut biaya.
Pondok pesantren adalah jantung dari gerakan kaderisasi Al Irsyad. Di sinilah lahir para hafidz, ulama, dan dai yang menjadi tulang punggung dakwah Islam di seluruh penjuru negeri. Dengan menggabungkan tradisi keilmuan Islam klasik dan kurikulum modern, pesantren Al Irsyad mencetak generasi yang saleh sekaligus cakap.
Model pendidikan pesantren Al Irsyad menganut prinsip tafaqquh fid-diin (mendalami ilmu agama) yang berpadu dengan penguasaan bahasa Arab, Inggris, dan keterampilan abad ke-21. Santri tidak hanya belajar kitab, tetapi juga disiapkan untuk menjadi pemimpin di era digital.
"Pesantren kami bukan sekadar tempat menghafal. Kami mendidik santri untuk memahami, mengamalkan, dan mendakwahkan Islam dengan hikmah dan argumentasi yang kuat di era apapun."
KH. Muhammad Umar Al-Khatib — Pengasuh Pesantren Al Irsyad Purwokerto
Pesantren Al Irsyad Purwokerto masuk dalam 10 Besar Pesantren Terbaik Nasional versi Kementerian Agama RI selama tiga tahun berturut-turut (2022–2024).
Pendidikan adalah warisan abadi. Sejak 1914, Al Irsyad telah mendirikan sekolah-sekolah Islam yang membuktikan bahwa kualitas pendidikan tidak harus dikorbankan atas nama agama. Justru sebaliknya — nilai-nilai Islam menjadi penguat dan penginspirasi proses pembelajaran yang bermakna.
Jaringan sekolah Al Irsyad mencakup jenjang TK, SD, SMP, SMA, SMK, hingga perguruan tinggi. Setiap jenjang dirancang dengan kesinambungan nilai sehingga siswa bertumbuh dalam lingkungan yang konsisten menanamkan aqidah yang lurus, akhlak yang mulia, dan penguasaan ilmu pengetahuan yang mumpuni.
"Anak-anak kami bukan hanya unggul di kelas, mereka juga menjadi penjaga masjid, pemimpin OSIS, dan duta akhlak bagi teman-temannya. Itulah produk pendidikan Al Irsyad yang sesungguhnya."
Dra. Fatimah Nahdi — Kepala SDIT Al Irsyad Jakarta
Pendaftaran siswa baru jenjang TK–SMA tahun ajaran 2026/2027 telah dibuka secara online. Tersedia kuota khusus beasiswa prestasi dan beasiswa dhuafa. Daftar sekarang melalui portal resmi Al Irsyad.
Tersedia peta interaktif seluruh unit rumah sakit, pondok pesantren, dan sekolah Al Irsyad di 34 provinsi Indonesia. Klik tombol untuk membuka peta lengkap.
Bergabunglah sebagai pasien, siswa, santri, atau mitra lembaga Al Irsyad dan rasakan layanan yang berlandaskan iman, ilmu, dan amanah.
© 2026 Perhimpunan Al Irsyad. Hak Cipta Dilindungi.
Dibuat dengan