Senin, 13 April 2026
الإرشاد
Profil Organisasi
Perhimpunan Al Irsyad

Lebih dari Satu Abad
Mengkhidmati Umat

Didirikan pada 6 September 1914 M / 15 Syawal 1332 H di Batavia, Al Irsyad tumbuh menjadi salah satu organisasi Islam terbesar dan tertua di Indonesia yang telah melahirkan ribuan ulama, pendidik, dan pemimpin bangsa.

Berdiri 1914 M 34 Provinsi 500.000+ Anggota 100+ Lembaga
Gulir ke Bawah
Sejarah Berdirinya

Lahir dari Semangat
Pembaruan Islam

Pada awal abad ke-20, komunitas Arab-Indonesia di Batavia menghadapi tantangan sosial dan keagamaan yang kompleks. Sebagian besar berada dalam kondisi pendidikan yang tertinggal, terjebak dalam praktik-praktik yang menyimpang dari ajaran Islam yang murni, dan tidak memiliki wadah organisasi yang terstruktur.

Dalam situasi tersebut, seorang ulama besar bernama Syaikh Ahmad Surkati yang datang dari Sudan melalui Mekah, mendapat panggilan untuk mengubah keadaan. Bersama sejumlah tokoh terkemuka, beliau mendirikan Jam'iyah Al-Islah wal Irsyad Al-'Arabiyyah — kemudian dikenal sebagai Al Irsyad — pada 6 September 1914 M.

"Tujuan kami satu: mengembalikan umat kepada Islam yang murni, membebaskan mereka dari belenggu taqlid buta, dan membangun generasi yang berilmu, berakhlak, dan berani menegakkan kebenaran."

Syaikh Ahmad Surkati — Pendiri Al Irsyad, 1914

Organisasi ini berkembang pesat melampaui komunitas Arab-Indonesia dan membuka diri bagi seluruh umat Islam. Program pendidikan menjadi tulang punggung gerakan, dengan mendirikan sekolah-sekolah yang memadukan ilmu agama dan ilmu umum — sebuah terobosan yang sangat progresif pada masanya.

Pasca kemerdekaan Indonesia, Al Irsyad terus bertransformasi. Muktamar demi muktamar menghasilkan kebijakan yang memperluas cakupan program dari pendidikan hingga dakwah, sosial, dan ekonomi. Kini, dengan lebih dari 500.000 anggota di 34 provinsi, Al Irsyad berdiri tegak sebagai salah satu kekuatan Islam wasathiyyah terbesar di Indonesia.

1914
Tahun Berdiri
Jam'iyah Al-Islah wal Irsyad Al-'Arabiyyah
Didirikan di Batavia (Jakarta), 6 September 1914 M / 15 Syawal 1332 H oleh Syaikh Ahmad Surkati dan para tokoh terkemuka.
Batavia (Jakarta)
1914 Pendirian Al Irsyad di Batavia oleh Syaikh Ahmad Surkati dan 11 tokoh Arab-Indonesia.
1930 Ekspansi nasional ke seluruh Hindia Belanda, mendirikan 50+ sekolah di berbagai kota.
1945 Dukungan penuh kemerdekaan Indonesia, kader Al Irsyad berjuang di garis terdepan.
1972 Reformasi total — Al Irsyad resmi terbuka bagi seluruh umat Islam Indonesia.
2000 Era reformasi — konsolidasi program dakwah dan pemberdayaan ekonomi umat.
2024 110 Tahun Al Irsyad — peringatan seabad lebih dengan program transformasi digital.
Visi & Misi

Arah Gerak dan Tekad Organisasi

Visi dan misi Al Irsyad adalah kompas yang mengarahkan setiap langkah gerak organisasi dalam melayani umat dan bangsa.

Visi
Terwujudnya Masyarakat Islam Indonesia yang Berilmu, Berakhlak Mulia, dan Sejahtera

Terwujudnya masyarakat muslim Indonesia yang bertauhid dan bertaqwa kepada Allah subhanahu wa taala, bersih dari syirik, takhayul dan khurofat, berakhlak mulia, bertanggungjawab terhadap terwujudnya masyarakat yang adil dan makmur dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Misi
Langkah-Langkah Menuju Visi
  • 1Mentauhidkan Allah dengan tauhid yang murni, jauh dari syirik yang tampak maupun tersembunyi, baik dalam keyakinan, perbuatan maupun perkataan.
  • 2Melindungi dan Memelihara ibadah-ibadah baik sholat, shaum, zakat, haji termasuk kegiatan kehidupan dalam arti yang luas, dengan berpedoman kepada Al-Qur’an dan As Sunnah yang terbebas dari bid’ah.
  • 3Mempertegas komitmen untuk menjalin kerjasama dalam kebajikan dan ketaqwaan dan tidak bekerjasama dalam dosa dan permusuhan.
  • 4Melaksanakan ukhuwah islamiyah dengan keyakinan bahwa Muslimin saling bersaudara, dan tidak melebihkan seseorang dari muslim lainnya kecuali karena ilmu dan taqwa.
  • 5Menyeru orang berbuat ma’ruf dan mencegah orang dari berbuat mungkar, sekuat kemampuan, dengan cara yang terbaik.
  • 6Meninggalkan kebiasaan buruk dan perilaku yang bertentangan dengan Islam serta beristiqomah dalam menjaga kehormatan diri.
  • 7Menjaga nilai-nilai terhormat dan akhlaq mulia, serta tidak merendahkan diri untuk selain Allah azza wa jalla.
  • 8Memelihara inti akhlaq Islam: “Cintailah untuk saudaramu apa yang engkau cintai untuk dirimu sendiri”.
Ilmu
Mengutamakan ilmu dalam setiap tindakan
Akhlak
Menjunjung tinggi budi pekerti luhur
Ukhuwah
Mempererat persaudaraan sesama Muslim
Amanah
Mengemban kepercayaan umat dengan jujur
Struktur Organisasi

Tata Kelola Kelembagaan

Perhimpunan Al Irsyad dikelola secara demokratis melalui sistem musyawarah yang melibatkan seluruh jenjang kepengurusan dari tingkat pusat hingga cabang.

Struktur kepengurusan Perhimpunan Al Irsyad terdiri dari beberapa tingkatan yang saling berkoordinasi. Muktamar sebagai forum tertinggi diselenggarakan setiap lima tahun sekali untuk menetapkan kebijakan organisasi dan memilih pimpinan.

Tingkatan Kepengurusan Perhimpunan Al Irsyad:

  1. Dewan Pimpinan Pusat (DPP) — Kepengurusan di tingkat nasional yang berkedudukan di Jakarta, bertanggung jawab atas kebijakan dan program nasional.
  2. Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) — Kepengurusan di tingkat provinsi yang mengkoordinasikan kegiatan di wilayah masing-masing.
  3. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) — Kepengurusan di tingkat kabupaten/kota sebagai pelaksana teknis di lapangan.
  4. Pimpinan Cabang (PC) — Kepengurusan di tingkat kecamatan yang menjadi ujung tombak pelayanan kepada anggota dan masyarakat.

Majelis dan Lembaga Otonom di bawah DPP:

  • Majelis Syariah — Lembaga fatwa dan konsultasi keagamaan yang diketuai oleh ulama senior
  • Lembaga Pendidikan — Mengkoordinasikan seluruh unit pendidikan dari TK hingga perguruan tinggi
  • Lembaga Dakwah — Merancang dan melaksanakan program penyebaran Islam yang moderat
  • Baitul Mal — Pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan wakaf secara profesional
  • Arsyina — Organisasi pelajar dan pemuda Al Irsyad sebagai kader masa depan
  • Muslimat Al Irsyad — Organisasi perempuan Al Irsyad yang fokus pada pemberdayaan wanita
Forum Tertinggi
Muktamar Nasional
Diselenggarakan setiap 5 tahun
Pimpinan Pusat
Dewan Pimpinan Pusat
DPP Perhimpunan Al Irsyad · Jakarta
Tingkat Provinsi
DPW (34)
Dewan Pimpinan Wilayah
Lembaga Otonom
Majelis & Lembaga
Syariah, Pendidikan, dll.
Organisasi Otonom
Arsyina & Muslimat
Pelajar & Perempuan
112+
Tahun Berdiri & Berkhidmat
500K
Anggota di Seluruh Indonesia
1.200+
Lembaga Pendidikan & Sosial
34
DPW Provinsi Aktif
Program Unggulan

Bidang Kerja PerhimpunanAl Irsyad

Perhimpunan Al Irsyad bergerak di enam bidang strategis yang saling melengkapi untuk mewujudkan masyarakat Islam yang komprehensif dan berdaya.

Pendidikan

Mengelola jaringan pendidikan Islam dari tingkat PAUD hingga perguruan tinggi dengan kurikulum terintegrasi.

  • 600+ Sekolah TK, SD, SMP, SMA Islam
  • 40+ Pesantren dan Ma'had di seluruh Indonesia
  • Program Beasiswa Arsyina untuk pelajar berprestasi
  • Pelatihan guru dan pengembangan kurikulum nasional
Dakwah & Syiar

Mengembangkan dakwah yang moderat, berbasis ilmu, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

  • Kajian rutin di 200+ titik lokasi se-Indonesia
  • Penerbitan buku, majalah, dan konten digital
  • Program imam dan khatib bersertifikat nasional
  • Dakwah digital melalui media sosial dan podcast
Sosial & Kemanusiaan

Hadir terdepan dalam penanganan bencana, kemiskinan, dan kebutuhan sosial masyarakat.

  • Tim Reaksi Cepat bencana 24 jam siap bergerak
  • Klinik gratis di 30 titik daerah terpencil (3T)
  • Rumah singgah dan shelter untuk dhuafa
  • Program gizi anak dan ibu hamil kurang mampu
Ekonomi Umat

Memberdayakan ekonomi anggota dan masyarakat melalui pengelolaan zakat, wakaf, dan kewirausahaan halal.

  • Platform wakaf digital dengan target Rp 10 M/tahun
  • Koperasi syariah Perhimpunan Al Irsyad di 20 provinsi
  • Inkubator bisnis halal untuk wirausahawan muda
  • Program Baitul Mal dengan akuntabilitas penuh
Kaderisasi & Pemuda

Mencetak generasi penerus Perhimpunan Al Irsyad yang berilmu, berakhlak, dan siap memimpin bangsa.

  • Arsyina: organisasi pelajar Al Irsyad aktif nasional
  • Program Pemuda Irsyadi Leadership Academy
  • Pertukaran pelajar internasional ke 10 negara
  • Mentoring karir alumni berpengalaman
Hubungan Internasional

Menjalin relasi dengan organisasi Islam dunia untuk memperkuat posisi Islam Indonesia di kancah global.

  • Kerjasama dengan Rabithah Alam Islami, Riyadh
  • Anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI)
  • Delegasi aktif di forum Islam Asia Pasifik
  • Program beasiswa ke universitas Timur Tengah
Tokoh-Tokoh Pendiri

Para Perintis PerhimpunanAl Irsyad

Al Irsyad lahir dari kolaborasi luar biasa antara seorang ulama brilian dari Sudan dan para tokoh masyarakat Arab-Indonesia yang memiliki visi jauh ke depan. Mereka adalah generasi pemberani yang rela berkorban demi memajukan umat.

Syaikh Ahmad Surkati, sebagai tokoh sentral, dikenal sebagai ulama yang berani menentang praktik-praktik bid'ah dan khurafat yang mengakar di masyarakat. Keberaniannya berfatwa berdasarkan Al-Quran dan Sunnah tanpa rasa takut menjadikannya panutan bagi ribuan pengikutnya.

Para pendiri mewariskan semangat yang tidak pernah padam: bahwa umat Islam harus terus belajar, berbenah, dan berinovasi agar mampu menghadapi tantangan zamannya.

إِنَّ اللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّىٰ يُغَيِّرُوا مَا بِأَنفُسِهِمْ
"Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum hingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri."
QS. Ar-Ra'd : 11 — Ayat Inspirasi Pendiri Al Irsyad
أ
Syaikh Ahmad Surkati Al-Anshori
Pendiri & Ketua Pertama

Ulama asal Sudan, lulusan Universitas Al-Azhar Kairo. Tiba di Batavia tahun 1911, menjadi penggerak utama berdirinya Al Irsyad pada 1914.

ع
Umar Manggus
Tokoh Pendiri

Saudagar terkemuka Arab-Indonesia yang memberikan dukungan finansial dan moral untuk pendirian organisasi dan sekolah-sekolah Al Irsyad.

م
Muhammad Taib Sungkar
Tokoh Pendiri

Pemikir dan aktivis yang memperluas jaringan Al Irsyad ke berbagai kota di Jawa dan luar Jawa pada dekade awal berdirinya.

ح
Hamid Algadri
Tokoh Pendiri

Intelektual dan politisi yang menjembatani Al Irsyad dengan perjuangan kemerdekaan Indonesia dan gerakan nasionalisme Islam.

Landasan Hukum & Legalitas

Dasar Konstitusional

Perhimpunan Al Irsyad berdiri di atas landasan hukum yang kuat, baik secara syariat Islam maupun peraturan perundang-undangan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Legalitas Formal
Badan Hukum Organisasi
Nama ResmiPerhimpunan Al Irsyad
Berdiri6 September 1914 M / 15 Syawal 1332 H
TerdaftarNotaris Batavia, 1914
SK KemenkumhamAHU-00xxx.AH.01.07 Tahun 2014
NPWP01.xxx.xxx.x-xxx.000
SifatIndependen, Non-Profit, Nirlaba
Landasan Syariat
Dasar Teologis & Manhaj
Al-Quran Al-Karim
Pedoman utama dalam seluruh kebijakan, program, dan tindakan organisasi tanpa tafsir yang menyimpang.
Sunnah Rasulullah ﷺ
Hadits shahih sebagai penjelas Al-Quran dan sumber hukum kedua yang tidak dapat dipisahkan.
Ijtihad Ulama
Merujuk pada pendapat ulama muktabar dengan memperhatikan konteks keindonesiaan dan kekinian.
Manhaj Wasathiyyah
Islam tengahan yang moderat, toleran, dan rahmat bagi semesta alam.
Dokumen Konstitusi
AD / ART Organisasi
Anggaran Dasar (AD)
Konstitusi tertinggi organisasi yang memuat asas, tujuan, dan prinsip-prinsip dasar pengelolaan Al Irsyad.
Anggaran Rumah Tangga (ART)
Peraturan pelaksana AD yang mengatur mekanisme kerja, hak-kewajiban, dan tata kelola internal.
Keputusan Muktamar
Kumpulan keputusan strategis yang dihasilkan dari muktamar nasional setiap lima tahun sekali.
Peraturan Organisasi (PO)
Regulasi teknis yang diterbitkan DPP untuk mengatur operasional organisasi sehari-hari.
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

Bergabunglah Bersama
Gerakan Perhimpunan Al Irsyad

Jadilah bagian dari lebih dari 500.000 anggota yang bersama-sama membangun umat Islam Indonesia yang berilmu, berakhlak, dan sejahtera.

© 2026 Perhimpunan Al Irsyad. Hak Cipta Dilindungi.

Dibuat dengan oleh Tim IT DPP Al Irsyad